Saat
ini aku masih terjebak dikenangan masa kelam itu, berat untukku beranjak
berlari melepas pikiranku yang terbelenggu bayangmu..
Sifatmu
mematikan hasratku untuk yang lain . . .
apa yang harus ku lakukan?? Ketika aku
tak memiliki cintamu lagi...?
Bagaimana
pikiranmu? Tak sedikitpun kah kau melihatku lagi dengan kondisi seperti ini?
Aku tak mengharapkan engkau menua karena menungguku...
Hanya
perhatianmu, hadirmu yang ku mau dan masih kau berikan untukku..
Inikah
yang dikatakan kejam??
Inikah
balasanmu karena merasa ku sia-siakan?
:) salah!!!! Tak ada yang
menyia-nyiakanmu . . . tak pernahkah kau merasa aku selalu cinta kamu?
Tak
pernahkah teringat bagaimana kita selalu kembali saat akan terlepas..
Segitu
mudahnyakah kau melupakan aku hanya karena dia yang kau miliki seutuhnya?
Aku
cemburu....!!!!
Tapi tak tau harus berbuat apa.
hanya bisa meratapi hatiku yang telah patah,
bagaimana aku sekarang?
Hhhh...
bahagialah dengan siapa saja yang kau mau,, aku takkan jadi perusak hatimu
dengannya,,
Aku
sadar aku telah bersama dengan yang lain . . . yang membuat peluang kau mencintainya.. "Maafkan Aku"
Kini
aku harus terhukum dengan kesendirian dalam harapan yang menumpuk. Aku akan
mati dalam pengharapan bersatu denganmu..
Aku
takkan menyesal telah mengenal dan mencintaimu, bagaimana caranya aku
menyesalimu menghindari untuk bertemu itu takan terjadi sejauh aku menghindarimu pertemuan
itu akan terjadi dan tetap bertemu orang sepertimu..
Terlepas
darimu aku akan tetap menunggumu, meskipun itu tak mungkin lagi,,,.
kenangan itu akan tersimpan dalam waktu yang tak terbatas dalam kata SELAMANYA,,
Terimakasih
untuk semuanya, untuk sikapmu perlakuan baikmu, cintamu, dan waktumu,,,
Meski
tak berujung bersama... namun telah ada kata "AKU DAN KAMU"
Dan
selebai apa hubungan kita dulu aku tetap mencintai waktu – waktu
itu,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar